Pages

Sabtu, 28 Juli 2012

Ketika racun Viper bertemu darah



Video: Ketika racun Viper bertemu darah
(Viper © Shutterstock.com/Paul S. Wolf)
 
2
Reporter: Dwi Andi Susanto
Viper adalah salah satu ular paling berbahaya dan mempunyai bisa beracun yang dapat mengakibatkan kematian bagi siapa saja yang terkena gigitannya. Untuk mengetahui bagaimana bentuk darah apabila tercampur dengan racun Viper ini, maka beberapa orang ilmuwan melakukan beberapa pengujian yang prosesnya mereka rekam dan mereka unggah ke YouTube.

Menurut seorang peneliti bernama Jeannes Arthes yang dikutip oleh Huffingtonpost.commengatakan bahwa satu tetes venom atau bisa racun Viper ke dalam satu gelas kecil yang berisi darah akan membuat darah tersebut menggumpal dan berubah menjadi padat.

Terence M. Davidson seorang yang bergelar Doktor dari University of California, San Diego School of Medicine juga pernah melakukan uji coba bisa Viper tersebut beberapa waktu silam. Davidson menjelaskan bahwa siapa saja yang terkena gigitan Viper akan mengalami kelumpuhan, bola mata berputar, tidak dapat berbicara dan semua persendian tidak dapat bergerak.

Jejak kaki Buzz Aldrin yang fenomenal sekaligus kontroversial



Jejak kaki Buzz Aldrin yang fenomenal sekaligus kontroversial
Buzz Aldrin dan foto jejak kakinya di bulan pada tahun 1969
 
38
Reporter: Dwi Andi Susanto
Dalam sejarah, manusia pertama yang berhasil diluncurkan ke angkasa adalah kosmonot dari Uni Soviet bernama Yuri Alekseyevich Gagarin atau yang dikenal dengan nama Yuri Gagarin. Namun, ketenaran Gagarin nampaknya masih kalah dengan ketenaran dua astronot Amerika Serikat atau satu jejak kaki manusia pertama di bulan yang berhasil diabadikan dengan menggunakan visor reflection.

Hari ini adalah tanggal 20 Juli 2012 yang juga merupakan tanggal yang sama ketika manusia berhasil menginjakkan kakinya di bulan 43 tahun yang lalu. Tepatnya tanggal 20 Juli 1969, jam 10:56 malam (waktu Amerika Serikat), berjarak sekitar 240 ribu dari bumi, tiga orang astronot Amerika Serikat bernama Michael Collins, Neil Amstrong dan Buzz Aldrin mendaratkan pesawat luar angkasa yang mereka tumpangi di permukaan bulan.

Dengan mendaratnya pesawat luar angkasa NASA yang bernama Apollo 11 tersebut, sejarah mencatat bahwa Amstrong, Aldrin dan Collins adalah tiga manusia kedua yang pergi ke luar angkasa sekaligus manusia pertama yang berhasil tiba di bulan. Sejarah mencatat bahwa orang pertama yang menginjakkan kakinya di bulan adalah Amstrong, sedangkan Aldrin dan Collins masih harus berada di dalam pesawat luar angkasa untuk memantau semua sistem pendaratan dan sistem lainnya.

Setelah memastikan semua sistem terkendali, Aldrin mulai keluar dan turun dari pesawat. Aktifitas Amstrong dan Aldrin di permukaan bulan yang dinamakan dengan Sea of Transquility tersebut hanya berdurasi dua jam saja, kemudian mereka kembali ke dalam pesawat. Uniknya, seperti yang ditulis oleh BBC.co.uk, walaupun Amstrong yang keluar dan menjadi manusia pertama yang menginjakkan kaki di bulan, jejak kaki milik Aldrin-lah yang paling terkenal.

Dikarenakan Amstrong pada saat awal hanya terpaku dan kagum akan keindahan bumi dari jauh serta melakukan beberapa aktifitas lainnya, Aldrin bertugas untuk memotret aktifitas yang dilakukan Amstrong pada saat itu, termasuk mengabadikan jejak kakinya yang sekarang menjadi terkenal dan menjadi bukti jejak kaki pertama manusia di bulan yang berhasil diabadikan.

Namun, beberapa tahun setelah pendaratan di bulan tersebut, muncul isu-isu kontrovesial yang menyebutkan bahwa foto-foto yang diambil oleh Aldrin sampai dengan pendaratan Apollo 11 adalah berita bohong atau hoax. Munculnya berita tersebut otomatis membuat panas NASA dan berulang kali departemen luar angkasa Amerika Serikat ini mengeluarkan bukti dan penjelasan seputar Apollo 11 dan foto-foto aktifitas Amstrong di bulan termasuk foto jejak kaki Aldrin tersebut, bahkan tidak sedikit yang menyebutkan bahwa misi luar angkasa Apollo 11 tersebut adalah konspirasi Amerika Serikat agar tidak kalah dan malu dengan negara saingannya yaitu Uni Soviet.
Tidak hanya itu saja, terdapat sebuah penelitian yang mencoba menguak foto-foto pendaratan Apollo 11 di bulan dengan menganalisa pencahayaan yang terabadikan di foto jejak kaki Aldrin tersebut. Memang apabila diputar secara terbalik, cahaya dan bayangan yang terdapat di foto jejak kaki tersebut sangat aneh dan banyak orang mengatakan bahwa foto jejak kaki tersebut adalah ilusi optik.

Walaupun sampai sekarang perdebatan seputar pendaratan Apollo 11 di bulan tersebut, namun sejarah tetap tidak dapat dihapus dan akan terus tercatat bahwa Apollo 11, Neil Amstrong, Buzz Aldrin, Michael Collins serta foto jejak kaki fenomenal milik Aldrin tetap disebut sebagai bukti sejarah bahwa Amerika Serikat adalah negara pertama yang berhasil mengirim manusia ke bulan untuk pertama kali. Bagaimana menurut Anda?

Mickey Mouse tertangkap kamera NASA di Merkurius?


Mickey Mouse tertangkap kamera NASA di Merkurius?
Kawah yang membentuk kepala Mickey Mouse di Merkurius (© Msn.com)
Kategori
Teknologi
Sains
38
Reporter: Dwi Andi Susanto
Apabila beberapa waktu lalu muncul pemberitaan disertai dengan tampilan foto yang menyebutkan bahwa di Mars terdapat satu permukaan yang mirip dengan wajah manusia, seekor gajah, atau raut wajah gembira, kini muncul satu lagi tampilan di lain tempat.

Pada tanggal 3 Juni lalu, NASA Messenger mengambil satu foto permukaan di bagian Selatan planet Merkurius yang dikenal dengan nama Magritte Crater. Dari tiga kawah yang letaknya sedikit berdekatan tersebut apabila digabungkan dan ditambah dengan sedikit imajinasi, maka akan muncul satu tampilan kepala salah satu karakter kartun dari Walt Disney yaitu Mickey Mouse.

Menurut MSN.com, apabila ketiga kawah ini disatukan maka luas keseluruhan sekitar 65 mil. Dengan tambahan pencahayaan dari matahari, maka sudut bayangan dari kawah-kawah ini semakin memperjelas garis kepala sang tikus.

Ilmuwan temukan rahasia berjalan di atas air


Ilmuwan temukan rahasia berjalan di atas air
Photo credit by Dan Belton © Flickr.com
 
6
Reporter: Dwi Andi Susanto
Apabila Anda pernah melihat seorang pesulap dapat berjalan di atas air, mungkin Anda antara percaya dan tidak. Secara logika, manusia cenderung tidak dapat mengapung di permukaan air.

Nampaknya hal tersebut yang membuat beberapa orang peneliti dari University of Chicago bernama Scott Waitukaitis ingin Heinrich Jaeger ingin membuktikan apakah benar manusia tidak dapat berjalan di atas air.

Apabila sebuah kolam diisi dengan campuran air dan tepung, kemudian setiap orang dapat berlari di atas permukaan air tersebut. "Namun, Anda mengurangi kecepatan atau bahkan berhenti, maka dipastikan Anda akan tenggelam," jelas keduanya.

Menurut penjelasan Jaeger dan Waitukaitis, "Apabila Anda memukul benda cair suatu contoh air, sesaat setelah terjadi tumbukan tersebut, partikel air akan mengumpul dan memadat. Namun, hal tersebut tidak berlangsung lama karena setelah semua partikel telah menjadi bentuk solid, dalam hitungan setengah detik, kesatuan tersebut akan melumer kembali seperti awalnya."

Penggunaan tepung atau zat lainnya berfungsi sebagai alat pembantu menyatukan partikel air tersebut. "Contoh lainnya adalah coba Anda lemparkan sebuah lempengan batu atau apa saja yang pipih dengan arah menyamping ke sebuah permukaan kolam atau danau, pertama kali yang akan nampak adalah batu tersebut akan terpantul-pantul beberapa kali sebelum akhirnya tenggelam. Hal tersebutlah yang terjadi ketika partikel air menjalin kesatuan padat," lanjut

Minggu, 22 Juli, satu lagi asteroid raksasa melintasi bumi


Besok, satu lagi asteroid raksasa melintasi bumi
Ilustrasi komet. ©shutterstock.com/Molodec
 
0
Reporter: Dwi Andi Susanto
Di awal Juni lalu, terdapat satu kabar yang memberitahukan bahwa sebuah asteroid besar melintasi bumi. Serupa dengan hal tersebut, kini kembali terdapat satu berita yang dikabarkan oleh CBsnews.com bahwa terdapat satu asteroid raksasa lagi yang akan melintasi bumi di hari minggu (22/07).

Asteroid yang akan melintas ini memiliki ukuran sebesar satu blok kota dan orang-orang di bumi dapat melihat melintasnya asteroid tersebut dengan menggunakan webcast online bernama Slooh. Asteroid yang dinamakan 2002 AM31 ini akan melintasi bumi dengan jarak sekitar 3,2 juta mil atau 5,2 juta kilometer dari bumi. Jarak tersebut sama dengan 13,7 kali jarak rentang antara bumi dan bulan.

Para astronom mengatakan bahwa 2002 AM31 tidak akan menabrak bumi karena jaraknya terlalu jauh. Walaupun begitu, 2002 AM31 termasuk dalam salah satu asteroid raksasa yang

Permukaan Es di Greenland mencair


97 Persen permukaan es Greenland mencair
97 Persen permukaan es Greenland mencair. © Nasa.gov
Kategori
Teknologi
Sains
3
Reporter: Dwi Andi Susanto
Sudah sebegitu panaskah suhu di bumi sekarang? Permukaan es di Greenland dikabarkan mencair sekitar 97 persen. Global Warming diyakini menjadi salah satu penyebabnya.

Mencairnya es di beberapa tempat di bumi seperti Kutub Utara dan Selatan atau juga Greenland kerap terjadi setiap tahunnya. Pada umumnya, permukaan es yang mencair di tempat-tempat tersebut hanya sekitar beberapa persen saja. Namun, beberapa peneliti dari NASA Jet Propulsion Laboratory, Pasadena, California mendapati suatu keganjilan di permukaan es Greenland. NASA Jet Propulsion Laboratory mengemukakan fenomena aneh tersebut setelah menganalisa hasil pantauan dari tiga satelit independen yang diterima mereka.

Pada tanggal 8 Juli lalu, permukaan es Greenland mencair sekitar 40 persen, akan tetapi empat hari sesudahnya, mencairnya permukaan es di tempat tersebut mencapai 97 persen. "Hal ini sangat aneh yang membuat saya bertanya ketika melihat fenomena tersebut pertama kali: apakah ini nyata atau data eror?," ungkap Son Nghiem, salah seorang peneliti di NASA Jet Propulsion Laboratory kepada Nasa.gov.

Tentu saja, mencairnya es di Greenlad tersebut mengundang perhatian dari beberapa pakar seperti Glasiolog, Klimatolog dan Hidrolog untuk meneliti fenomena tersebut. Klimatolog dari University of Georgia Thomas Mote mengatakan, "Kita semua terkejut. Mencairnya es di Greenland dalam jumlah besar terakhir terjadi pada tahun 1889. Itu pun hanya sekitar 75 persen saja."

Asumsi sementara yang diambil oleh para pakar menyebutkan bahwa mencairnya es di Greenland disebabkan oleh udara panas di atas Greenland hasil dari musim kemarau yang berkepanjangan di Amerika Serikat. Awal musim panas ini, gelombang panas dari Atlantik
 

Peliharalah

Take Care Of Him..

Advertisement


Mau lihat tips yang lain?
Klik di sini (Info Blog)
 
Ultra Man